Rebonding atau teknik pelurusan rambut memang sudah ada sejak dulu. Namun tentu teknik dan caranya berbeda. Meluruskan rambut bisa dilakukan dengan menggunakan besi atau sisir panas, dan ada juga yang menggunakan bahan kimia. Sisir panas hanya bisa membuat rambut lurus sementara, sedangkan penggunaan obat kimia pelurusan dapat membuat rambut lurus namun bisa merusak struktur rambut.

Pada abad ke-20, awalnya justru trend rambut mengarah pada tekstur rambut keriting. Bahkan pada sekitar 500-400 SM di Yunani, memiliki rambut keriting atau ikal mencerminkan kebebasan dan kegembiraan. Di dalam fase-fase trend rambut memiliki keunikan dan arti tersendiri. Mesir Kuno pada sekitar 1500 SM, justru melihat bahwa rambut palsu mencerminkan status atau kedudukan tinggi seseorang. Rambut palsu yang telah di taburi bubuk emas menjadi satu identitas dari status. Sementara itu di Celtic, Eropa Utara pada abad ke-8 SM, rambut panjang pada seorang laki-laki dianggap mencerminkan kekuatan, sementara bagi wanita memiliki rambut panjang mencerminkan kesuburan.

Metode meluruskan rambut atau yang kini di kenal dengan sebutan ‘rebonding’ dalam perjalananya terus berinovasi. Di awal tahun 90-an, metode pelurusan rambut sudah dikenal. Namun teknik yang digunakan tidak semudah kini. Teknik pelurusan rambut dengan menciptakan rambut lurus natural yang lembut dan sehat, sudah bisa di diaplikasikan  dengan adanya Rebonding System yang di ciptakan oleh Makarizo. Metodenya sudah tidak lagi menggunakan papan pelurus yang bisa membuat leher menjadi pegal-pegal.

Wanita dan Rambut Lurus

Memiliki rambut lurus dan indah memang idaman setiap kaum hawa. Kadang kecantikan tidak hanya diukur dari wajah, tetapi penampilan. Sebagian orang berpendapat bahwa memiliki rambut panjang dan lurus adalah orang mencintai keindahan dan kesetiaan. Maka tak heran jika kini tren rambut lurus kian di gemari dari jaman ke jaman. Meski kita tahu bahwa metode pelurusan rambut sudah di mulai sejak awal 90-an dengan metode yang masih rumit, namun hal tersebut tidak membuat para pakar di bidang rambut merasa puas, dan munculah berbagai metode pelurusan.

Di Indonesia sendiri, memiliki rambut lurus menjadi tren terdepan. Hampir semua wanita menginginkan rambutnya menjadi lurus dan indah alami. Bahkan, Makarizo telah melakukan survey terhadap 1.000 responden, dan 83 % diantaranya mendambakan rambut lurus dan 84 % lagi, dating dari pria yang memunta pasangannya untuk memiliki rambut lurus. Maka tak heran jika kini rambut lurus menjadi idaman setiap wanita, namun mereka juga kini cukup selektif untuk memilih pelurusan rambut yang tidak merusak rambut.

Makarizo menjawab berbagai kebutuhan wanita yang mengidamkan rambut lurus sehat alami. Dengan kehadiran Rebonding System yang memiliki keunggulan terdepan. Kini, metode pelurusan tidak lagi menggunakan papan yang hasilnya hanya bertahan tiga sampai enam bulan. Waktu yang dibutuhkan kini juga cukup singkat. Dan yang terpenting yaitu, produk rebonding Makarizo tidak mengandung ammonia yang bisa membuat rambut menjadi kering. Metode lain yaitu smoothing dengan waktu yang dibutuhkan relatif cepat, namun tidak bisa menjamin rambut bisa lurus alami. Salah-salah rambut justru bisa terlihat mengembang dan kaku.

Teknik Rebonding System yang diciptakan oleh Makarizo terbilang cukup aman karena menggunakan cream yang 100 % bebas ammonia. Kandungan bahan alami cukup aman untuk diaplikasikan pada rambut yang rusak sekalipun. Penggunaan straightening iron dengan teknologi ion turut memberikan hasil yang lurus sempurna. Dengan teknik yang sudah di standarisasi membuat rambut tampak lebih lurus, lembut dan sehat.

  • Rebonding

Kata ini kini di populerkan dan menjadi hak paten dari Makarizo. Kini anda bisa memiliki rambut lurus dengan tekstur halus dan tampak mengkilap sehat alami.